Ular Kisik
Suku : Natricidae
Anak Suku : Natricinae
Marga : Xenochrophis
Spesies : Xenochrophis maculatus
Panjang Maksimum : 1m



Kontribusi pada ekosistem : Ular ini akan memakan ikan, kodok serta berudunya.
Bahaya bagi manusia: Belum diketahui informasi mengenai bisanya, sebaiknya berhati hati dengan spesies-spesies yang belum diketahui.
Status konservasi dan ancaman : Ular Kisik tidak diketahui status konservasinya.
Persebaran : Belitung, Billiton, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Sumatera, Kalimantan
Ular ramping ini mendiami hutan dataran rendah. Seperti Natricidae Asia lainnya, ular ini menunjukkan kesukaan pada dekat daerah sungai dangkal dan daerah rawa, di mana ia memburu katak dan kodok yang merupakan sumber utama makanannya.
Ular ini aktif pada siang hari. Tubuhnya menarik berpola dengan gelap depan menunjuk pembatasan di sisi-sisi , bintik hitam di bagian belakang leher, dan pewarnaan oranye kemerahan kekuning-kuningan pada tubuh, yang menjadi lebih kuat semakin jauh dari daerah leher.
Kepalanya abu-abu gelap ke kehitaman, bibir dan bagian tenggorokannya berwarna kuning pucat atau putih.
Bagian bawahnya berwarna kuning pucat atau putih. Matanya besar, dan sisik punggungnya keras. Xenochrophis maculatus tidak diketahui berbisa, namun semua ular natricidae harus ditangani dengan hati-hati karena racun atau bisa banyak spesies yang belum diketahui. Namun biasanya Natricidae tidak agresif.
Foto 1 : (Photo courtesy Steven Wong)
Foto 3 : (Photo courtesy Paul)
Subspecies yang ada :
- Tidak ada
Nama umum
- Indonesia
- Ular Kisik
- Inggris
- Malayan Spotted Keelback Water Snake
- Spotted Keelback
Spesies lain dalam marga sama :
Sinonim
- Tropidonotus sundanensis BLEEKER 1857 (nomen nudum)
- Tropidonotus maculatus EDELING 1864: 203
- Natrix maculata — BARBOUR 1912
- Macropophis maculata — MALNATE 1960
- Macropophis maculatus — TWEEDIE 1983
- Xenochrophis maculatus — WALLACH et al. 2014: 798
Sumber :
No comments:
Post a Comment